Pendampingan Pengelola Desa Wisata Kampoeng Kauman Heritage Melalui Desain Visual Tourism Information Center dan Digitalisasi Managemen Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.35706/babakti.v3i2.13274Keywords:
Tourism Information Center, kelayakan finansial, desa wisata, jurnal keuangan, Kampoeng KaumanAbstract
Pertumbuhan kunjungan wisatawan di Desa Wisata Kampoeng Kauman Heritage, Kabupaten Banyumas belum diimbangi oleh ketersediaan pusat informasi terpadu serta tata kelola keuangan organisasi yang tertib dan berbasis digital. Program pengabdian masyarakat ini hadir untuk membantu mitra melahirkan konsep visual Tourism Information Center (TIC) berkarakter lokal sekaligus melatih pengelola dalam menerapkan jurnal keuangan digital berbasis Microsoft Excel. Sebanyak 20 peserta yang terdiri atas pengurus Pokdarwis, perangkat Desa Sudagaran, dan perwakilan UMKM setempat dilibatkan sebagai mitra sasaran. Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) diterapkan melalui serangkaian tahapan yang meliputi survei lapangan, Focus Group Discussion (FGD) perancangan, pelatihan simulasi pembukuan, serta evaluasi berbasis uji praktik mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa konsep desain visual 3D fasad TIC berbasis identitas lokal berhasil disepakati 100% warga secara partisipatif sebagai acuan pengembangan kawasan. Di samping itu, sesi pendampingan manajerial menggunakan data simulasi keuangan terbukti efektif, di mana 85% peserta berhasil mengoperasikan aplikasi, melakukan input transaksi harian, dan menghasilkan rekapitulasi kas secara akurat tanpa pendampingan teknis di akhir sesi. Sistem pencatatan digital ini memberikan bekal praktis bagi pengelola untuk mewujudkan transparansi kas dan menekan risiko kesalahan pencatatan. Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa disarankan menyusun Detail Engineering Design (DED) fisik TIC serta menjalankan pengawasan pembukuan secara konsisten.
Downloads
References
Aaker, D. A. (2018). Strategic market management (11th ed.). Wiley.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyumas. (2025). Kabupaten Banyumas dalam angka 2025. BPS Kabupaten Banyumas.
Kotler, P., Bowen, J. T., Makens, J. C., & Baloglu, S. (2017). Marketing for hospitality and tourism (7th ed.). Pearson.
Kusrini, E., & Wijaya, A. (2021). Optimalisasi peran Tourism Information Center dalam pengembangan desa wisata. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1), 23-35.
Kusuma, H. (2022). Analisis kelayakan finansial pada proyek infrastruktur desa. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Daerah, 10(2), 112-125.
Prasetio, S. D., Gail, I. A., Palguna, E. W., & Diwangkara, N. K. (2026). Revitalisasi kawasan melalui redesain gate, jalur pedestrian dan street furniture di Kampung Kauman Heritage Banyumas. Babakti: Journal of Community Engagement, 3(2), 48-57.
Pratitasari, R. G. (2026). Peran identitas visual dalam meningkatkan daya tarik pariwisata heritage. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, 8(1), 15-28.
Rahman, A., Kurniawan, B., & Susanti, E. (2022). Tata kelola kelembagaan pariwisata berbasis komunitas pada desa wisata. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 14(3), 210-225.
Tengger, B. A., Pratitasari, R. G., Saputro, I. R., & Reviladi, I. (2025). Tourism Information Center sebagai upaya penguatan desa wisata Kampoeng Kauman Heritage, Banyumas. Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 35–40.
Weaver, D., & Lawton, L. (2014). Tourism management (5th ed.). Wiley.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Intrada Reviladi, Indra Rio Saputro, Raina Ghinaa Pratitasari, Billy Arifa Tengger

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
